Senin, 15 Februari 2010

"Negeri 5 Menara"


Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Buku ini dimulai dengan sebuah cerita seorang anak laki-laki yang bernama Alif Fikri dari Minang yang telah lulus dari SMP dan ingin melanjutkan ke tingkat SMA dan akan meneruskan ke perguruan tinggi tujuanya yaitu ITB yang merupakan perguruan tinggi yang membesarkan idolanya yaitu pak Habibie dan Bung Karno, akan tetapi cita-citanya tersebut kandas dikarenakan orang tuanya menginginkan Alif memiliki ilmu agama yang kuat agar dapat menjadi seorang pemimpin kelak. Alif menolak untuk melanjutkan ke sekolah agama / pondok pesantren.
Selama beberapa hari Alif ngambek kepada orang tuanya karena disuruh melanjutkan sekolahnya ke sekolah agama, akan tetapi setelah ada surat dari seorang pamannya yang sekolah di Mesir memberitahukan bahwa ada pondok pesantren yang bagus letaknya ada di Ponorogo, Jawa Timur. Dan akhirnya Alif mengikuti saran dari pamannya. Keputusan yang berani dari Alif untuk merantau jauh hingga ke Jawa Timur.
Dan petualangan Alif di Pondok Madani ini dimulai, bertemu dengan teman-teman baru dari berbagai daerah di Indonesia mulai dari Baso yang berasal dari Sulawesi, Raja dari Medan, Dulmajid dari Madura, Said dari Surabaya, dan Atang dari Bandung yang kemudian menamai kelompok mereka sebagai “Sahibul Menara”. Kemudian bertemu dengan “Tyson” yaitu salah seorang yang dijuluki Alif “The Magnificent Seven” yang bertugas sebagai petugas keamanan di pondok Madani yang memberikan hukuman “jasus” kepada setiap murid di Madani yang berbuat kesalahan, Maradona yang hapal Al-Qur'an, Ustad Torikh yang mengetuai komisi Pengamanan madani, kemudian kejadian pertarungan dengan pencuri sapi di madani, dan pertandingan sepakbola Liga Madani. Perasaan Alif berubah mulai dari karena keterpaksaan mengikuti kehendak ibunya menjadi bersyukur karena telah mengikuti pendidikan di Madani.
Dalam madani diajarkan tidak hanya ilmu agama, akan tetapi menerapkan seluruh ajaran di kegiatan sehari-hari, yaitu salah satunya dengan harus menggunakan Bahasa Inggris atau Bahasa Arab sebagai bahasa sehari-hari dan akan mendapat hukuman apabila tertangkap basah menggunakan Bahasa selain dua bahasa tersebut. Kemudian berpidato menggunakan bahasa Arab dan Inggris juga, Setiap pelanggaran baik itu besar ataupun kecil langsung mendapatkan hukuman saat itu juga, sehingga tidak ada yang berani melanggar peraturan. Akan tetapi semua itu dapat berjalan lancar apabila menerapkan prinsip “MAN JADDA WAJADDA” yaitu siapa yang bersungguh-sungguh pasti akan sukses.
Di kelas enam Alif dan seluruh kelas enam mengikuti ujian untuk menentukan kelulusan mereka, akan tetapi sebelum ujian berlangsung ada temannya yaitu Baso, harus keluar dari Madani karena harus mengurus nenek satu-satunya yang sedag sakit. Hal itu pula yang membuat Alif gentar dan ingin keluar dari Madani dan melanjutkan sekolah ke universitas favoritnya, ITB. Tapi akhirnya di mengikuti pendidikan di Madani hingga akhir, karena rayuan orang tuanya yang menjajikan dirinya untuk mengikuti tes persamaan SMA, karena di Madani tidak mengeluarkan ijazah, karena dianggap ilmu yang diberikan adalah ijazah muridnya kepada dunia. Setelah kelulusan mereka para sahibul menara berpisah dengan janji akan mewujudkan impiannya masing-masing yang pernah diucapkan dibawah menara masjid Madani.
Di akhir cerita Alif menuju London untuk melanjutkan kuliahnya disana setelah mendapatkan beasiswa dari unuversitas sebelumnya yakni universitas di Washington dan bertemu sahabatnya yakni Raja yang telah kuliah di London, dan Atang yang juga telah kuliah di Kairo, Mesir. Mereka bertemu di Trafalgar Square sebagai janji mereka akan bertemu. Serta dikisahkan bahwa semua sahibul menara sukses dengan impian mereka.Dulmadjid dan Said menjadi pedagang yang sukses di Surabaya, kemudian Baso yang tidak menyelesaikan pendidikanya berhasil kuliah di Mekah dengan modal hafal Al-Qur’an sehingga pemerintah Arab Saudi membebaskan biaya kuliahnya. Semua itu berhasil karena usaha keras mereka untuk tidak menyerah.
Novel ini bercerita tentang persahabatan yang sangat erat , keuletan, keyakinan, usaha dan doa seorang manusia untuk menggapai cita-citanya, sesuai dengan motto MAN JADDA WAJADA “Siapa yang bersungguh-sungguh akan berhasil".

Senin, 08 Februari 2010

quote by Pertamax "adadksal"

Assalamualaikum... AlhamdulillahiRabbilAlamin..

Ehmmmm, mau ngasih link downloadtan neh.. huhehehe.. semua di mediapayer...

Gundam 00 Stuff
Stephanie - Friend MP3
PV Friend
UVERworld - Hakanaku mo Towa no Kanashi
The Back Horn - Wana
The Brilliant Green - Ash Like Snow
The End of Gundam Stuff

Tokyo Jihen Stuff*Japanese Jazzy Stuff*

Gackt - Jesus

The SIGIT - New Generation
The SIGIT - Nowhere End

huheheheh silahkan di download *kalo mau.. sisa upload q.. eman ga bagi2.. timbang nganggur nag net HD q..